Selebriti Indonesia, Christian Sugiono Senin (1/5) memposting soal tantangan baru yang tidak masuk akal bernama Blue Whale Challenge. Melalui akun twitternya, Christian menjelaskan poin – poin mengejutkan dari tantangan gila ini. Lalu apa sih sebenarnya Blue Whale Challenge ini?

 

Challenge Berbahaya
Challenge Berbahaya

Blue Whale Challenge adalah sebuah tantangan baru di mana para pemain diminta untuk melakukan berbagai tindakan menyakiti diri sendiri dari seorang kurator atau master yang tidak diketahui identitasnya. Pada akhir tantangan, pemain akan diminta untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis, melompat dari atas gedung atau menabrakkan diri ke kereta api yang sedang berjalan. Dengan tagar #BlueWhaleChallenge, Challange berbahaya dan gila ini sudah menyebar di media sosial. Merayu remaja yang labil atau yang mengalami depresi untuk Challenge berbahaya seperti bunuh diri ini. “Sekali kamu masuk. Maka kamu tidak boleh berhenti. Atau kami akan mendatangimu.” Begitu isi tantangan yang diberikan oleh sang kurator atau master. Belum tahu siapa yang menjadi dalang permainan gila ini. Namun kabarnya korban sudah mulai berjatuhan.

Challenge Berbahaya
Challenge Berbahaya

Nama ‘Blue Whale’ sendiri dipilih karena asumsi mereka, ikan paus yang terdampar di pantai memang sengaja menepi ke daratan untuk melakukan bunuh diri. Mereka yang mengikuti permainan ini diduga masuk ke dalam sebuah grup chat tertutup mulai Skype, Whatsapp, dan lain – lain. Pemain Blue Whale akan diminta melakukan banyak tantangan mengerikan kurang lebih selama 49 hari oleh si kurator.

Challenge Berbahaya
Challenge Berbahaya

Seperti menggambar ikan paus di bagian tubuh, terutama di tangan dan kaki dengan pisau, menonton video horor, duduk di atas atap pada jam 4.20 pagi, dan masih banyak lagi tantangan lain yang intinya menyakiti diri sendiri. Kemudian di hari ke-50, tantangan terakhir untuk bunuh diri diberikan. Mereka diharuskan memposting foto selfie sesaat sebelum melakukan aksi mereka dan menuliskan salam perpisahan.

Challenge Berbahaya
Challenge Berbahaya

Meski begitu ada juga yang meragukan kebenaran permainan ini. Beberapa berpendapat ini hanyalah mitos di media sosial yang dibesar-besarkan tanpa ada bukti kuat. Namun banyak pula netizen yang memposting peringatan agar para orang tua tetap waspada terhadap penggunaan media sosial dan lebih peduli terhadap perilaku anak. Memang saat ini banyak anak-anak di luar negeri yang melakukan aksi bunuh diri akibat bullying, depresi, hingga pelecehan seksual. Mereka menyimpan semua kemarahan, malu, sendirian, hingga bunuh diri menjadi jalan pintas. Maka memberikan perhatian pada anak seperti, membahas kegiatan anak di sekolah, dan menjadi teman curhat bagi anak tentu bisa membentengi mereka agar tidak melakukan tindakan tersebut. Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bahkan telah membuka saluran telepon 24 jam pelayanan konseling khusus terkait berbagai masalah kejiwaan.

LEAVE A REPLY