Di zaman yang serba digital seperti sekarang dimana hampir segala sesuatu dilakukan dengan menggunakan perangkat gadget yang ditopang dengan koneksi internet. Setiap orang berkomunikasi dan melakukan banyak hal hanya dari smartphone yang ada di tangan. Oleh sebab itu, berbagai media sosial untuk saling berkomunikasi dengan orang lain banyak sekali macamnya, sebut saja seperti facebook, instagram, whatsapp, dan aplikasi smartphone android sejenis. Secara tidak langsung penggunaan aplikasi media sosial tersebut kemudian memunculkan lifestyle tersendiri. Kehidupan sosial mulai berpindah dari gaya offline menjadi gaya online. Gaya trend online banyak diterapkan selain untuk bersosialisasi adalah untuk bisnis dan pemasaran, namun disisi lain ternyata gaya mengundang orang untuk hadir dalam sebuah acara pun kemudian juga mengikuti trend ini. Salah satunya adalah maraknya trend menyebarkan undangan pernikahan online.

Gaya mengundang lewat undangan pernikahan online biasanya dilakukan dengan membuat semacam poster pernikahan yang kemudian di upload di akun media sosial yang dimiliki, tidak lupa disertai dengan men-tag orang-orang yang diharapkan kehadirannya. Poster undangan pernikahan online didesain seperti layaknya undangan offline yang dicetak. Kontennya tentu berisikan tentang waktu dan tempat diselenggarakannya acara yang bedanya tidak disertai nama orang yang dituju secara spesifik.

Keuntungan undangan pernikahan online adalah lebih mudah dalam pensosialisasian/penyebarannya, menghemat waktu dan menghemat biaya tentunya. Namun undangan pernikahan online juga memiliki sejumlah kekurangan seperti salah satunya bila orang yang kita phentermine harapkan kehadirannya ternyata bukanlah orang yang aktif di media sosial. Oleh sebab itu, bila kamu tertarik dengan trend undangan pernikahan online, perlu kamu perhatikan beberapa etika yang perlu dipertimbangkan, diantaranya :

  1. Jangan jadikan undangan pernikahan online media sosial sebagai satu-satunya undangan acara
Undangan pernikahan online
Undangan pernikahan online

Meskipun kamu melirik gaya undangan pernikahan online yang simple, jangan sampai kamu menjadikan ini sebagai satu-satunya cara untuk mengajak teman, saudara, keluarga untuk hadir dalam pesta pernikahanmu. Itu artinya, usahakanlah tetap menyebarkan undangan cetak kepada mereka yang ingin kamu harapkan kehadirannya. Jadikan undangan pernikahan online sebagai alat untuk memberitahukan saja dan bukan alat untuk mengundang.

  1. Menjaga etika kesopanan sosial
Undangan pernikahan online
Undangan pernikahan online

Tidak semua pertemanan kita di jejaring sosial memiliki nilai keakraban sosial yang tinggi. Tentu saja yang akan menjadi sasaran postingan undangan pernikahan online yang akan kamu sebar adalah mereka yang akrab denganmu saja, sedangkan yang tidak bukan menjadi sasaran utama. Meskipun demikian tentunya mereka masih bisa mengakses undangan pernikahan online-mu. Untuk itu dalam mendesain undangan pernikahan online, tetap utamakan kaidah kesopanan sosial. Jangan sampai ada unsur yang bisa merugikan orang lain atau memicu kerusuhan sosial.

  1. Memberikan penghargaan sosial (humanity value)
Undangan pernikahan online
Undangan pernikahan online

Setiap orang akan merasa dihargai bila undangan/ajakan langsung tertuju dengan nama yang spesifik tertuju kepadanya. Dengan nama yang spesifik sudah tentu mereka yang kamu anggap teman, sahabat atau keluarga akan masih merasa bahwa mereka masih menjadi bagian dari kehidupanmu dan oleh sebab itu kamu ingin mereka bisa hadir dalam moment sakral yang akan kamu selenggarakan. Meskipun undangan pernikahan online menarik hati, namun yang klasik jangan sampai ditinggalkan karena disana terdapat nilai kemanusiaan yang tinggi.

Meskipun dunia online begitu menjanjikan kecepatan, namun banyak hal dari dunia klasik (offline) yang tidak bisa kita tinggalkan. Begitu pula dengan viralnya undangan pernikahan online yang mulai digandrungi oleh masyarakat hari ini, jangan sampai kemenarikannya melindas nilai sosial kemanusiaan. Jejaring sosial boleh berjajar dan berbaris, namun surat berperangko masih tetap romantis, undangan pernikahan online boleh menggeser tipis namun undangan pernikahan klasik masih tetap menyimpan rasa yang manis.

LEAVE A REPLY