Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional atau STPN adalah sebuah perguruan tinggi kedinasan di Indonesia berada di bawah lembaga pemerintahan non kementerian yaitu Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Pendidikan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional telah cukup lama hadir di Indonesia dan telah meluluskan ribuan mahasiswa yang sekarang tersebar di seluruh tanah air. Keberadaan STPN yang mempunyai sejarah panjang sebagai Perguruan Tinggi sejak tahun 1963 dengan nama Akademi Agraria maka dapat digolongkan sebagai salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan tertua di Indonesia.

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Bila melihat dari kekhususan substansi pendidikannya yaitu sebagai Pendidikan Tinggi Pertanahan maka STPN adalah satu-satunya Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional yang terpadu, menekuni kekhususan bidang tersebut dan berusaha untuk mengembangkannya sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan mandiri. Lokasi dari STPN sendiri bertempat di Jl. Tata Bhumi No. 5, Banyuraden, Gamping Sleman, Yogyakarta.

Sekolah Tinggi Pertanahan NasionalProgram studi yang dimiliki oleh STPN yaitu :

  1. Program Diploma IV Pertanahan
  2. Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral (PPK).

Program Diploma IV Pertanahan merupakan satu-satunya Program Pendidikan Kedinasan yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Mahasiswa Diploma IV merupakan PNS utusan dari kantor-kantor pertanahan atau instansi pertanahan pemerintah daerah dengan status sebagai mahasiswa tugas belajar. Program Pendidikan Diploma IV Pertanahan terdiri dari dua jurusan, yaitu jurusan Manajemen Pertanahan dan jurusan Perpetaan.

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

STPN merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan tenaga terampil dengan gelar Sarjana Sains Terapan, maka porsi pendidikan dan pengajarannya dilaksanakan dengan proporsi 40% teori dan 60% praktik. Mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa dapat dikelompokkan menjad tiga kategori, pertama adalah Mata Kuliah Umum (MKU), kedua adalah Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) dan yang ketiga adalah Mata Kuliah Keahlian (MKK).

Materi perkuliahan yang diberikan dibuat sedekat mungkin dengan aplikasi kebutuhan di lapangan baik bersifat perencanaan, teknik kegiatan, administrasi pertanahan ataupun penyelesaian sengketa pertanahan. Materi perkuliahan diberikan selama 4 tahun dengan sistem kredit semester sebanyak 147 dengan penajaman materi sesuai dengan jurusan masing-masing.

Sekolah Tinggi Pertanahan NasionalProgram Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral (PPK) adalah pembangunan dibidang pertanahan yang didasarkan pada hukum tanah nasional telah dimulai sejak ditetapkannya UU Pokok Agraria (UU Nomor 5 Tahun 1960). Undang-undang tersebut mewajibkan Pemerintah untuk melaksanakan pendaftaran tanah yang memiliki tujuan untuk memberikan jaminan kepastian hukum hak atas tanah bagi pemilik tanah terhadap objek hak berupa bidang tanah yang dimiliki.

Sebagai Perguruan Tinggi dibidang Pertanahan, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional memiliki komitmen untuk menyiapkan sumber daya manusia dibidang pertanahan, termasuk didalamnya bidang pengukuran dan pemetaan kadastral. Mengingat kebutuhan tenaga dibidang tersebut semakin meningkat baik untuk pendaftaran tanah pertama kali ataupun seiring dengan semakin tingginya intensitas perubahan kepemilikan tanah karena peralihan, pemecahan maupun penggabungan bidang-bidang tanah, maka sebagai akuntabilitas kepada pemerintah dan masyarakat, STPN ikut serta dalam menyiapkan tenaga handal dibidang pengukuran dan pemetaan kadastral.

Sekolah Tinggi Pertanahan NasionalPenerimaan calon mahasiswa baru STPN tentu memiliki beberapa syarat, salah satunya adalah pelaksanaan ujian yang harus di ikuti. Berikut ini ujian dan tahapannya :

  • Ujian tertulis
  • Ujian kesehatan
  • Ujian stereoskopis
  • Ujian tahapan wawancara
  • Ujian jasmani (biaya ujian kesehatan dan jasmani dibebankan kepada peserta ujian)

Demikian sedikit informasi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda yang berminat di bidang agraria dan pertanahan.

 

LEAVE A REPLY